📊 Data & Klasifikasi DTSEN·Diperbarui: April 2026

Desil 1 & 2 (Kemiskinan Ekstrem): Kriteria dan Hak

Kriteria rumah tangga desil 1 dan 2 — hunian, konsumsi kalori, dan aset — serta program prioritas yang otomatis menjangkau kelompok ini.

Siapa Desil 1 & 2?

Desil 1 dan 2 adalah 20% rumah tangga paling bawah dalam klasifikasi kesejahteraan DTSEN — kelompok yang digolongkan sebagai miskin ekstrem. Secara nasional, ini mencakup sekitar 14–15 juta rumah tangga atau sekitar 26 juta jiwa yang membutuhkan perlindungan sosial paling intensif dari pemerintah.

Target pemerintah pada 2026 adalah mengeluarkan seluruh keluarga dari kemiskinan ekstrem (desil 1) dan memindahkan mereka minimal ke desil 3. Desil 1 dan 2 mendapatkan prioritas tertinggi dalam seleksi penerima semua program bansos.

Kemiskinan Ekstrem vs Kemiskinan Biasa: Kemiskinan ekstrem didefinisikan sebagai pengeluaran di bawah Rp 10.739 per hari(setara USD 1,9 PPP) — di bawah garis kemiskinan BPS yang lebih tinggi. Desil 2 bisa sedikit di atas angka ini namun tetap sangat rentan.

Kriteria & Indikator Kemiskinan Ekstrem

BPS dan Kemensos menggunakan kombinasi indikator berikut untuk mengidentifikasi rumah tangga desil 1–2:

DimensiIndikatorAmbang Kemiskinan Ekstrem
HunianLantai rumahTanah / bambu / kayu murahan
HunianDinding rumahBambu / papan / anyaman tidak diplester
SanitasiSumber air minumSungai / sumur terbuka / hujan
SanitasiFasilitas BABTidak punya jamban / pakai kebun/sungai
EnergiPeneranganBukan listrik / listrik tanpa meteran resmi
EkonomiPengeluaran/kap/blnDi bawah garis kemiskinan BPS setempat
AsetKepemilikan tanah/kendaraanTidak punya atau sangat minimal
PendidikanKepala keluargaTidak tamat SD atau buta huruf

Program Prioritas untuk Desil 1–2

Keluarga di desil 1–2 berhak mengakses paket perlindungan sosial paling komprehensif. Ini adalah hak — bukan belas kasihan:

  • PKH (Program Keluarga Harapan) — transfer tunai bersyarat per komponen (ibu hamil, anak sekolah, lansia, disabilitas). Panduan PKH →
  • BPNT/Sembako — saldo Rp200.000/bulan untuk membeli pangan di e-warong mitra. Panduan BPNT →
  • PBI-JKN — BPJS Kesehatan gratis, iuran ditanggung APBN. Panduan PBI-JKN →
  • PIP (Program Indonesia Pintar) — bantuan pendidikan Rp450rb– Rp1,8jt/tahun per anak sesuai jenjang. Panduan PIP →
  • RS-RTLH — bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni, nilai Rp17,5 juta per unit. Panduan RS-RTLH →
  • Subsidi listrik 450 VA — tarif sangat murah untuk sambungan listrik daya 450 VA. Subsidi Listrik →
  • BLT Dana Desa — bantuan tunai tambahan dari anggaran desa untuk warga yang belum terjangkau bansos pusat.
Paket lengkap: Satu keluarga desil 1 dengan anak SD dan ibu hamil bisa menerima secara bersamaan: PKH (Rp3jt komponen ibu hamil + Rp900rb anak SD), BPNT (Rp2,4jt/tahun), PBI-JKN, PIP anak (Rp450rb), dan subsidi listrik — total manfaat bisa mencapai Rp8–10 juta/tahun.

Bagaimana Pendataan Dilakukan?

Ada tiga jalur pendataan rumah tangga desil 1–2 ke DTSEN:

  1. Sensus/Regsosek BPS — pencacahan massal seluruh rumah tangga oleh petugas BPS; ini adalah basis utama DTSEN.
  2. Musyawarah Desa (Musdes) — perangkat desa bersama pendamping sosial mengusulkan penambahan/pengurangan nama berdasarkan kondisi terkini. Panduan Musdes →
  3. Aplikasi Cek Bansos (Usul) — warga secara mandiri mengusulkan diri atau orang lain melalui aplikasi. Fitur Usul & Sanggah →
Penting:Tidak ada biaya untuk terdaftar di DTSEN atau menerima bansos. Jika ada yang meminta uang dengan dalih "mendaftarkan ke desil 1" atau "mempercepat proses" — itu penipuan. Laporkan ke Call Center 171.

Bagaimana Naik dari Desil 1–2?

Naik desil adalah tujuan program bansos, bukan hal yang harus ditakutkan. Proses alami yang memindahkan keluarga dari desil 1–2:

  • Anak lulus sekolah dan mendapat pekerjaan formal (naikkan pendapatan per kapita)
  • Renovasi atau dapat bantuan RS-RTLH (perbaikan kondisi hunian)
  • Masuk KUBE atau PPSE dan usaha berkembang
  • Mendapat sambungan listrik resmi atau air PDAM

Setelah naik desil dan graduasi dari bansos konsumtif, jalur pemberdayaan tersedia: PPSE → dan KUBE →

FAQ Desil 1 & 2

Apakah saya bisa mengetahui persis di desil berapa keluarga saya?

Belum ada fitur publik yang menampilkan angka desil spesifik. Yang bisa Anda cek adalah status penerima program tertentu (PKH, BPNT, dll) di aplikasi Cek Bansos. Secara inferensi: penerima PKH prioritas hampir pasti desil 1–2.

Keluarga saya termasuk miskin ekstrem tapi tidak terdaftar — apa yang harus dilakukan?

Langkah prioritas: (1) Pastikan memiliki KTP dan KK yang valid di Dukcapil. (2) Datangi RT/RW dan minta diusulkan dalam musyawarah desa. (3) Daftarkan melalui fitur Usul di aplikasi Cek Bansos. (4) Hubungi pendamping sosial desa/kelurahan.

Berapa lama proses dari pengajuan Usul hingga mendapat bantuan?

Rata-rata 2–4 bulan: verifikasi lapangan oleh pendamping (1–4 minggu), proses penetapan SK Menteri Sosial (1–2 bulan), lalu pencairan di periode berikutnya. Proses bisa lebih cepat jika ada alokasi khusus daerah.

Artikel Terkait

Cek Status Bansos Anda

Gunakan aplikasi resmi Cek Bansos dari Kemensos untuk memverifikasi status DTSEN dan program yang Anda terima.

Panduan Aplikasi Cek Bansos →
Dasar Hukum & Sumber: Artikel ini merujuk pada UU No. 40/2004 tentang SJSN, UU No. 24/2011 tentang BPJS, UU No. 11/2009 tentang Kesejahteraan Sosial, serta Peraturan Menteri Sosial (Permensos) terkait DTSEN dan PKH. Data teknis mengacu pada publikasi resmi Kementerian Sosial RI dan BPJS Kesehatan.